GamaNews.id — Lampung Timur,, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Cordova di Kecamatan Margatiga, Kabupaten Lampung Timur, menjadi sorotan setelah muncul perbedaan antara jumlah peserta didik yang tercatat secara administrasi dengan jumlah warga belajar yang tampak hadir dalam kegiatan pembelajaran.
Berdasarkan data yang diterima awak media, jumlah peserta didik yang tercatat di PKBM Cordova mencapai 145 orang. Namun, keterangan warga sekitar menyebutkan jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan belajar mengajar jauh lebih sedikit.
“Kegiatan mengajarnya setiap hari Rabu. Yang terlihat datang sekitar 15 orang, tidak sampai 100 orang,” ujar seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi PKBM.
Perbedaan angka tersebut memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme penyelenggaraan pendidikan kesetaraan di lembaga itu. Diperlukan penjelasan terbuka apakah terdapat sistem pembelajaran bergelombang, kegiatan di luar lokasi, atau alasan lain yang menyebabkan tidak seluruh peserta terlihat hadir secara bersamaan.
Awak media telah mendatangi lokasi PKBM Cordova guna meminta keterangan langsung kepada Ketua PKBM Cordova, Hendrik, terkait daftar peserta didik aktif, jadwal kegiatan, serta mekanisme pembelajaran yang diterapkan. Namun, yang bersangkutan tidak ditemui di tempat saat kunjungan dilakukan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan resmi dari pihak pengelola PKBM Cordova. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi, termasuk menelusuri dokumen daftar peserta didik, jadwal pembelajaran, serta bukti keaktifan warga belajar.
Redaksi menegaskan bahwa informasi yang beredar saat ini masih berupa perbedaan keterangan antara data administrasi dan pengamatan warga. Belum dapat disimpulkan adanya ketidakberesan. Asas keberimbangan dan praduga tidak bersalah tetap dipegang teguh.
Ruang hak jawab dan klarifikasi dibuka seluas-luasnya bagi Ketua PKBM Cordova Hendrik maupun pihak terkait untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi sebenarnya.
